Ambisi Maia Estianty di dunia musik Indonesia tidak hanya selebar daun talas. Maia ingin membangun kerajaan bisnis di bidang musik. "Aku ingin membuat label musik terbesar pertama di Indonesia," jelasnya ketika ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2010) malam. Maia tak ingin hanya menjadi penyanyi atau penulis lagu. memproduseri musisi sukses hingga memiliki bisnis besar adalah cita-citanya. Waktu terbaik untuk belajar tentang astaga.com lifestyle on the net adalah sebelum Anda berada di tengah-tengah hal. Bijaksana pembaca akan terus membaca untuk mendapatkan yang berharga astaga.com lifestyle on the net pengalaman selagi masih gratis.
Langkah awal Maia sudah dimulai dengan membentuk manajemen artis, Le Moesiek. Nama-nama seperti Julia Perez, Krisdayanti dan Pasto sudah pernah diproduserinya. Tapi bukan artinya Maia langsung berhenti total dari profesinya sebagai penyanyi. Ia masih ada sejumlah kewajiban yang harus diselesaikannya. "Sekarang aku belum bisa dibilang mundur karena masih ada hutang. Menurut aku lebih kepada satu hingga dua tahun lagi," imbuhnya. Hasrat Maia menekuni dunia bisnis pun seolah-olah melupakan kehidupan asmaranya. Ia juga mengakui kalau untuk urusan asmara, ia tidak terlalu gencar berusaha. "Aku juga nggak tahu kapan nikah lagi. Nunggu dikasih Allah saja," tandasnya tertawa.
Langkah awal Maia sudah dimulai dengan membentuk manajemen artis, Le Moesiek. Nama-nama seperti Julia Perez, Krisdayanti dan Pasto sudah pernah diproduserinya. Tapi bukan artinya Maia langsung berhenti total dari profesinya sebagai penyanyi. Ia masih ada sejumlah kewajiban yang harus diselesaikannya. "Sekarang aku belum bisa dibilang mundur karena masih ada hutang. Menurut aku lebih kepada satu hingga dua tahun lagi," imbuhnya. Hasrat Maia menekuni dunia bisnis pun seolah-olah melupakan kehidupan asmaranya. Ia juga mengakui kalau untuk urusan asmara, ia tidak terlalu gencar berusaha. "Aku juga nggak tahu kapan nikah lagi. Nunggu dikasih Allah saja," tandasnya tertawa.
No comments:
Post a Comment