JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum penyanyi, pencipta lagu, sekaligus produser Pance F Pondaag tutup usia, vokalis Dian Piesesha sudah merasakan firasat akan ditinggal pergi pria yang melambungkan namanya di era 1980 -an. "Firasatnya, beras saya sekarung bau. Terus plafon saya tiba-tiba ambruk. Pokoknya selalu ada saja," kata Dian saat ditemui di Rumah Duka Atma Jaya, Pluit, Jakarta Utara, Kamis ( 3/6/2010 ). Benar-benar ide yang baik untuk menggali lebih dalam subjek dari berita terbaru. Apa yang Anda pelajari dapat memberikan rasa percaya diri yang Anda butuhkan untuk usaha ke daerah baru.
Selain itu, Dian yang selama ini tinggal di Malaysia juga merasa gundah gulana selama beberapa hari. "Saya itu serba salah, pengin terus rasanya ketemu setiap hari karena dia yang membesarkan saya," ungkap Dian. Benar saja, firasat yang dirasa Dian tidak meleset. Kabar duka pun diterimanya, Pance telah berpulang pada Kamis ( 3/6/2010 ) sekitar pukul 17.00 WIB. Duka mendalam langsung dirasa Dian. "Saya berduka sekali, mungkin kita semua berduka sekali, mohon doanya mudah-mudahan Pak Pance diterima di sisi Tuhan. Dan apabila ada kesalahan, mohon dimaafkan segala kesalahannya," tutupnya.
Selain itu, Dian yang selama ini tinggal di Malaysia juga merasa gundah gulana selama beberapa hari. "Saya itu serba salah, pengin terus rasanya ketemu setiap hari karena dia yang membesarkan saya," ungkap Dian. Benar saja, firasat yang dirasa Dian tidak meleset. Kabar duka pun diterimanya, Pance telah berpulang pada Kamis ( 3/6/2010 ) sekitar pukul 17.00 WIB. Duka mendalam langsung dirasa Dian. "Saya berduka sekali, mungkin kita semua berduka sekali, mohon doanya mudah-mudahan Pak Pance diterima di sisi Tuhan. Dan apabila ada kesalahan, mohon dimaafkan segala kesalahannya," tutupnya.
No comments:
Post a Comment