JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi bintang film Hari Untuk Amanda dan Sehidup Tak Semati, Fanny Fabriana, tipikal lelaki idamannya adalah pria botak dan wangi. Dia pun sudah mengidamkannya sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). "Aku suka cowok yang botak dan wangi," kata Fanny saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (25/5/2010). Kadang-kadang aspek yang paling penting dari suatu subjek tidak segera jelas. Jauhkan membaca untuk mendapatkan gambaran yang lengkap.
Bagi Fanny, lelaki berkepala plontos akan terlihat lebih rapi. "Botak itu simpel dan rapi, tapi bukan berarti gondrong enggak simpel. Kalau wangi ya pastinya enak aja punya cowok yang wangi," jelas Fanny. Melongok ke belakang, Fanny mengaku kali pertama menyukai lawan jenis sejak dia masih di bawah umur. "Pertama kali suka itu kelas satu SD, dan itu lucu kok masih kecil udah suka-sukaan," kenangnya. (FAN)
Bagi Fanny, lelaki berkepala plontos akan terlihat lebih rapi. "Botak itu simpel dan rapi, tapi bukan berarti gondrong enggak simpel. Kalau wangi ya pastinya enak aja punya cowok yang wangi," jelas Fanny. Melongok ke belakang, Fanny mengaku kali pertama menyukai lawan jenis sejak dia masih di bawah umur. "Pertama kali suka itu kelas satu SD, dan itu lucu kok masih kecil udah suka-sukaan," kenangnya. (FAN)
No comments:
Post a Comment