LONDON, KOMPAS.com -- Lady Gaga telah menjalani tes medis untuk menentukan apakah ia menderita lupus, penyakit genetis yang merenggut nyawa bibinya, atau tidak. Penyanyi lagu "Poker Face" ini telah mendapat anjuran medis karenaia mengalami sederet masalah kesehatan tahun lalu, 2009, tersmasuk sulit bernapas, penglihatan kabur, stres, dan sakit kepala. Jika Anda dasar apa yang Anda lakukan pada informasi yang tidak akurat, Anda mungkin tidak menyenangkan terkejut oleh konsekuensi. Pastikan Anda mendapatkan seluruh berita terbaru cerita dari sumber-sumber informasi.
Oleh karena itu, Gaga menjalani tes medis lupus, penyakit yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh dan Joanne, kakak perempuan dari ayahnya, meninggal dunia ketika ia berusia 19 tahun. Namun, Gaga tak ingin para penggemar setianya khawatir akan kesehatannya. Kata Gaga kepada The Times terbitan Inggris, "Ya (saya pernah dites). Tapi, saya tak mau siapapun jadi cemas... Saya mengalami jantung berdebar amat kuat dan tidak beraturan. Tapi, itu tak masalah. Itu cuma disebabkan oleh kelelahan yang sangat dan hal-hal lain. Saya amat berkait dengan Joanne, yang meninggal dunia karena lupus. Itu merupakan hal yang amat pribadi. Saya tidak mau para penggemar saya jadi khawatir mengenai saya." Perempuan berusia 24 tahun ini juga mengaku bahwa ia selama ini meminum pil untuk membantunya mengatasi tekanan akibat menjadi ternama. "Saya mengonsumsi obat-obatan dengan resep. Saya tak bisa mengendalikan pikiran saya sama sekali. Saya tersiksa. Tapi, saya suka itu... Siksaan itu baik. Pikiran tidak terhentikan, tapi juga musik. Itu datang secara konstan," tuturnya. (femalefirst.co.uk/ATI)
Oleh karena itu, Gaga menjalani tes medis lupus, penyakit yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh dan Joanne, kakak perempuan dari ayahnya, meninggal dunia ketika ia berusia 19 tahun. Namun, Gaga tak ingin para penggemar setianya khawatir akan kesehatannya. Kata Gaga kepada The Times terbitan Inggris, "Ya (saya pernah dites). Tapi, saya tak mau siapapun jadi cemas... Saya mengalami jantung berdebar amat kuat dan tidak beraturan. Tapi, itu tak masalah. Itu cuma disebabkan oleh kelelahan yang sangat dan hal-hal lain. Saya amat berkait dengan Joanne, yang meninggal dunia karena lupus. Itu merupakan hal yang amat pribadi. Saya tidak mau para penggemar saya jadi khawatir mengenai saya." Perempuan berusia 24 tahun ini juga mengaku bahwa ia selama ini meminum pil untuk membantunya mengatasi tekanan akibat menjadi ternama. "Saya mengonsumsi obat-obatan dengan resep. Saya tak bisa mengendalikan pikiran saya sama sekali. Saya tersiksa. Tapi, saya suka itu... Siksaan itu baik. Pikiran tidak terhentikan, tapi juga musik. Itu datang secara konstan," tuturnya. (femalefirst.co.uk/ATI)
No comments:
Post a Comment