JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana pencabutan subsidi bahan bakar premium untuk pengendara sepeda motor nyatanya kian meresahkan pengguna alat transportasi beroda dua tersebut. Isu kebijakan politik yang dianggap tidak populer itu pun tak lepas dari perhatian vokalis Giring "Nidji". Apakah semuanya masuk akal sejauh ini? Jika tidak, aku yakin bahwa hanya dengan sedikit lebih membaca, semua fakta akan jatuh ke tempatnya.
"Kasihan masyarakat Indonesia kalau subsidi dihapus, kasihan dong masyarakat Indonesia," keluh Giring saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu ( 29/5/2010 ). Sebagai warga Indonesia, Giring mengaku akan terkena imbasnya jika subsidi premium benar-benar dicabut. "Wah gua bakal semakin jarang naik kendaraan pribadi, mau naik motor juga kan subsidinya dicabut," keluhnya lagi. Karena itu Giring berharap pencabutan subsidi itu tidak perlu dilakukan. "Kalau bisa jangan dihapus, dan pesan buat pemerintah kalau bisa tetap mempertahankan stabilitas nasional. Itu saja," pungkas Giring.
"Kasihan masyarakat Indonesia kalau subsidi dihapus, kasihan dong masyarakat Indonesia," keluh Giring saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu ( 29/5/2010 ). Sebagai warga Indonesia, Giring mengaku akan terkena imbasnya jika subsidi premium benar-benar dicabut. "Wah gua bakal semakin jarang naik kendaraan pribadi, mau naik motor juga kan subsidinya dicabut," keluhnya lagi. Karena itu Giring berharap pencabutan subsidi itu tidak perlu dilakukan. "Kalau bisa jangan dihapus, dan pesan buat pemerintah kalau bisa tetap mempertahankan stabilitas nasional. Itu saja," pungkas Giring.
No comments:
Post a Comment